Masih pada inget nggak dengan lirik lagu "Burung Tantina??"
"Sio tantina burung tantina
mati dipanah Raja Nirwana
Sakitnya bukan sakit penyakit
Khabarnya datang dari Sri Rama..."
Yup.... Lagu ini adalah salah satu lagu daerah dari Propinsi Maluku / Ambon dan menjadi kota tujuan perjalanan saya berikutnya setelah Ternate. Kebetulan trip kali ini nggak pusing ngurusin itinerary dan budget karena ngikut Jeng Opi. Kemanapun tim nya bergerak.. kesitu pulalah daku mengikutinya.
Penerbangan di pagi buta, cukup membuat mata ini selalu tertutup sepanjang jalan. Tiba di kota Ambon pun mata ini masih sangat berat untuk di buka. Tapi, begitu menyusuri pantai Ambon menuju penginapan....ambooiii...indah nian.
Tuesday, January 11, 2011
Monday, December 13, 2010
Indah nya Indonesia Timur (Ternate, Tidore, Halmahera)
Gambar Gunung Tidore dan Pulau Maitara di mata uang Rp 1.000,- menjadi tujuan trip ku berikutnya. Berbekal itinerary dari seorang kawan (Si Gentar Alam) dan nomer telepon seorang kawan yang akan membantu selama di sana, niat untuk menginjakkan kaki di Ternate - Tidore pun terlaksana. Dan itu adalah perjalanan pertama kali kami ke Indonesia Timur.
Untuk mengoptimalkan trip kali ini, di pilih lah penerbangan jam 00.30 pagi. Berat banget mata ini menahan rasa kantuk. Untunglah kali ini Sriwijaya air agak tepat waktu memberangkatkan penumpangnya. Telat 10 menit masih bisa dimaklumin kan :). Dan pastinya, begitu sudah di dalam pesawat, langsung tidur dah.
Setelah transit di Makassar selama 20 menit (untung penumpang boleh tetap tinggal di dalam pesawat), penerbangan dilanjutkan menuju Ternate dan tiba jam 07.15 pagi. Sayang nya, luput mengabadikan Gunung Tidore (yang bisa dilihat penumpang yang duduk di sebelah kanan) pada saat akan mendarat di Bandara Sultan Babullah.
Untuk mengoptimalkan trip kali ini, di pilih lah penerbangan jam 00.30 pagi. Berat banget mata ini menahan rasa kantuk. Untunglah kali ini Sriwijaya air agak tepat waktu memberangkatkan penumpangnya. Telat 10 menit masih bisa dimaklumin kan :). Dan pastinya, begitu sudah di dalam pesawat, langsung tidur dah.
Setelah transit di Makassar selama 20 menit (untung penumpang boleh tetap tinggal di dalam pesawat), penerbangan dilanjutkan menuju Ternate dan tiba jam 07.15 pagi. Sayang nya, luput mengabadikan Gunung Tidore (yang bisa dilihat penumpang yang duduk di sebelah kanan) pada saat akan mendarat di Bandara Sultan Babullah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
